Kediri : Konflik Intern 2 Istri Bupati Bisa Jadi Bumerang
Kediri (prigibeach.com/kstv) - Diduga mengalami phobia terhadap wartawan, Haryanti, istri pertama Bupati Soetrisno tidak hadir saat deklarasi pasangan Harmas yang digagas Partai Persatuan Pembangunan / PPP. Sementara itu tim sukses Haryanti - Maskuri menganggap kasus intern yang dihadapi dua istri bupati tersebut hanya isapan jempol.
Dalam acara deklarasi pasangan Harmas (Haryanti Maskuri) di salah satu hotel di Kediri kemarin, Haryanti yang didukung Partai Persatuan Pembangunan justru tidak hadir dalam acara resmi tersebut. Beberapa suara sumbang menduga bahwa Haryanti mengalami phobia menghadapi rekan media pasca digelontor pertanyaan saat kegiatan di Kecamatan Gampengrejo beberapa waktu lalu. Selain itu tim sukses Harmas menganggap kasus intern yang dihadapi dua istri bupati ini hanya isapan jempol.
Pengakuan Sulkani, ketua tim sukses Haryanti yang enggan menanggapi persoalan internal Bupati Kediri dengan istri-istrinya, yang terpenting Harmas banyak didukung oleh partai -partai politik yang dapat mendukung kemenangannya. Selain itu tidak menutup kemungkinan terhadap PAN maupun PNP yang saat ini terus dijalin secara aktif.
Sekedar diketahui saat ini pasangan Harmas telah didaftarkan ke KPUD Kabupaten Kediri dengan diwakili oleh tim suksesnya dari partai berlambang banteng moncong putih, PDIP 5 Maret dengan telah mengambil tata cara pendaftaran dan persyaratan calon yang harus dipenuhi, termasuk perihal formulir pencamtuman kekayaan dari calon.
hab
» Sudah dibaca sebanyak
9 kali [ hari ini 2 kali ] sejak ditampilkan » Unduh PDF » Cetak Berita