Trenggalek: Warga Munjungan Lakukan Aksi Blokir Jalan
Trenggalek(prigibeach.com) Kekesalan penguna jalur Kampak-Munjungan memuncak. Kemarin Selasa(27/7) sekira pukul 09.00 Wib puluhan sopir bersama warga memblokir jalan. Tepatnya di Dusun Jajar Desa Besuki Kecamatan Munjungan. Imbasnya, jalur Kampak-Munjungan macet total. Aksi tersebut dilakukan sopir dan warga karena sudah kesal sikap pemerintah daerah yang tidak kunjung memperbaiki jalur Kampak-Munjungan yang kondisinya sudah rusak parah. Bahkan, beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Jalan yang diblokir kali sepanjang lebih dari tiga kilometer. Mereka mengunakan batu besar serta kayu untuk menutup jalan. Tidak hanya satu titik, pemblokiran dilakukan di beberapa lokasi berbeda. Kamto(27) warga setempat mengaku, aksi nekat itu dilakukan karena warga sudah kesal permintaan mereka sama sekali tidak digubris oleh pemerintah. Selain itu, aksi tersebut merupakan lanjutan dari beberapa aksi warga Munjungan beberapa waktu sebelumnya. Salah satunya, aksi tanam pisang yang dilakukan warga Desa Masaran sekitar seminggu yang lalu."Monggo dilihat sendiri kalau tidak percaya. Kondisi jalannya sudah sangat tidak layak. Lobangnya saja ada yang sampai setengah meter," aku Kamto kesal. Begitu pula dengan Nur Wahid Ketua Organda Kecamatan Munjungan. Kepada prigibeach.com dia mengatakan, aksi yang dilakukan puluhan sopir angkutan umum jalur Kampak-Munjungan tersebut sebenarnya sudah lama direncanakan. Hanya saja, pihaknya masih menunggu sikap kooperatif dari pemerintah daerah. Namun, ternyata sampai saat ini sama sekali tidak ada sikap riil dari pemerintah. Buktinya, jalur Kampak-Munjungan yang kondisinya jalannya sudah sangat tidak layak untuk dilalui tetap saja tidak diperbaiki. Jika tetap tidak ada tindakan riil dari pemerintah daerah setempat, sopir serta warga akan terus memblokir jalu Kampak-Munjungan."Kita sudah sepakat. Kalau tidak diperbaiki, jalan tetap akan kami blokir," tegasnya. Sampai berita ini diperoleh, jalur lalu lintas Kampak-Munjungan macet total. Beberapa pengendara terpaksa memilih jalur alternatif melalui wilayah Dongko tembus Munjungan. Sementara, warga yang rumahnya tak jauh dari jalur yang diblokir terpaksa harus jalan kaki.(haz)
» Gambar Terkait
» Sudah dibaca sebanyak
14 kali [ hari ini 2 kali ] sejak ditampilkan » Unduh PDF » Cetak Berita